Pesta darah dan otak; Kau dan Cinta

Kau mencintainya,
seseorang yang mengalir darah biru di nadinya.
Sedang suamimu tergeletak di ranjang menunggumu pulang.

Kau mencintainya,
Seorang penjarah wajah-wajah yang pilu.
Lantas kau lupa beri makan bayimu,
hingga asi itu terkumpul mengendap lalu basi di payudaramu.

        "Kalau cinta, penggal kepala mereka" ujarnya padamu.

Kau penggal mereka,
lalu kepala-kepala itu hadiahkan padanya.
Kalian duduk semeja pesta darah dan otak sebagai menu sajian.

Sedang kau tetap mencintainya.

Ruangentah, 18 Desember 2015

Komentar

Postingan Populer