Pesta darah dan otak; Kau dan Cinta
Kau mencintainya,
seseorang yang mengalir darah biru di nadinya.
Sedang suamimu tergeletak di ranjang menunggumu pulang.
Kau mencintainya,
Seorang penjarah wajah-wajah yang pilu.
Lantas kau lupa beri makan bayimu,
hingga asi itu terkumpul mengendap lalu basi di payudaramu.
"Kalau cinta, penggal kepala mereka" ujarnya padamu.
Kau penggal mereka,
lalu kepala-kepala itu hadiahkan padanya.
Kalian duduk semeja pesta darah dan otak sebagai menu sajian.
Sedang kau tetap mencintainya.
seseorang yang mengalir darah biru di nadinya.
Sedang suamimu tergeletak di ranjang menunggumu pulang.
Kau mencintainya,
Seorang penjarah wajah-wajah yang pilu.
Lantas kau lupa beri makan bayimu,
hingga asi itu terkumpul mengendap lalu basi di payudaramu.
"Kalau cinta, penggal kepala mereka" ujarnya padamu.
Kau penggal mereka,
lalu kepala-kepala itu hadiahkan padanya.
Kalian duduk semeja pesta darah dan otak sebagai menu sajian.
Sedang kau tetap mencintainya.

Komentar
Posting Komentar